Author : Aerliyn Bellvania Cintakirana
Main Cast :
Yoon Bomi APINK as Bomi
Park Chorong APINK as
Chorong
Genre : Sad , Angst , General , Happy, dll
Length : Short
Story
Anyeong^^….kali
ini saya akan menyampaikan buah pikiran saya dalam sebuah FanFiction , tapi ini
juga gak cocok di bilang FanFiction karena Author aja yang bercerita ,mau tau
kisahnya langsung simak aja ya…oh iya aku hampir lupa , buat kalian yang udah
baca FanFiction ini…mohon tinggalkan commentnya ya , Mian kalo ceritanya GJ
HAPPY
READING^.^
AUTHOR POV
Pada suatu hari , di Café Anastasia ada
dua orang gadis remaja yang bernama Bomi dan Chorong. Mereka berdua adalah
teman dekat sejak kecil. Di Café tersebut adalah tempat dimana mereka sering
bertemu
Dan hari ini
adalah ulang tahun Bomi jadi mereka berkumpul di Café tersebut untuk merayakan
ulang tahun Bomi.
“Bomi, kau
mau apa biar ku pesankan?” Chorong bertanya ,
“Terserah
kau saja…” Jawab Bomi.
“Jika
terserah, maka tutuplah matamu dulu…!” Kata Chorong sambil mengambil kotak kue
yang sudah dia bawakan dari tadi.
Ketika bomi
menutup mata , chorong langsung menaruh kue tersebut diatas meja dan menyalakan
lilinya bertuliskan angka 20. Setelah selesai bomi disuruh untuk membuka
matanya..
“Bomi, ayo
buka matamu..” Kata chorong
“Ne , aku
akan buka mataku sekarang” Jawab Bomi sambil membuka matanya perlahan, dan
betapa terkejutnya bomi melihat apa yang ada di atas meja tersebut.., Chorong
pun menyanyikan lagu ulang tahun untuk bomi.
“Saengil Chukkae Hanmida, Saengil Chukkae
Hanmida, Saengil Chukkae Bomi Saengil, Saengil Chukkae Hanmida…” nyanian
Chorong untuk Bomi…dan chorong juga meletakan sebuah kado untuk bomi diatas
meja tersebut.
“Gomawo ,
nae chingu…” Ucap Bomi teharu
“Chonma..”
jawab chorong
Bomi pun
membuka kado yang di berikan chorong dan betapa terkejutnya bomi melihat apa
yang diberikan oleh orang yang bias di bilang sahabat bagi bomi..
“Whooaa….i..i..ini
seluruh album SNSD???” bomi bergetar melihat kado itu.
“Ne , itu
seluruh album SNSD..,dan ada seluruh tanda tangan membernya disitu…” jawab
chorong.
“Kau memang
sahabat terbaikku….” Bomi berdiri dan merangkul chorong
“Gomawo..”
kata chorong
Keesokan harinya Bomi dan chorong bersama2
pergi ke kampus , dan mereka juga pulang bersama.
“Hciuuu….” Chorong bersin.
“Chorong ,
kamu sakit???” Tanya bomi,
“Sedikit…”
Jawab chorong sambil menyapu hidungnya yang memerah karena bersin2.
Tidak jauh dari sekolah , mereka meihat
orang berkumpul di sebuah papan , karena mereka penasaran , mereka langsung
ikut berkumpul disitu dan papan pemberitahuannya adalah….
“Selamat untuk yang berhasil mendapatkan
tiket GG world tour diharapkan minggu ini bersiap2 karena bus tour akan
menjemput kalian yang bernama : Kim Shin Yeong , Park Chan Young , Yoon Bomi “Hah???
Yoon bomi?” Bomi terkejut melihat namanya ada di daftar tersebut.
Karena
Kepanasan berkumpul di depan papan tersebut Chorong pun pingsan…
“CHORONG!!!..”Seru
bomi kaget melihat temannya pingsan.
Bomi pun
langsung memanggil bantuan dan mengantarkan chorong ke rumahnya.
“Chorong???
Kenapa???” Ucap eommanya chorong
“Chorong
pingsan…” jawab bomi dengan cemas
“Wae?? Kenapa
dia bisa pingsan ??” Tanya eommanya chorong lagi…
“Aku juga
tidak tau…mungkin karena kelelahan dia pingsan dan dia juga sakit kan??” ucap
bomi
“ya, awalnya
dia memang sakit..” ujar eomma chorong. “Tapi ini bukan penyakit biasa , dia
sudah mengidap penyakit ini sejak lama..”
“Penyakit
apa itu???” Tanya bomi dengan raut wajah sangat penasaran
“Penyakit
Jantung..” jawab eommanya
“Apa
penyakit jantung? Bagaimana aku tidak tau , padahal aku sudah berteman
dengannya sejak 10 tahun yang lalu…” ucap bomi
“Mungkin dia
merahasiakan ini agar kau tidak cemas” ucap eommanya
“ya ,
mungkin itu benar..” sahut bomi
“Tapi ,
jangan pernah beritahu dia jika kau sudah tau penyakitnya..” Sahut eommanya
bomi.
“Ne ,
Arraseo” jawab bomi.
Keesokan harinya…
“kenapa chorong tidak datang ya..??
padahalkan ini hari Sabtu hari kesukaannya..” Pikir bomi…
“KKKkkrrriiingggg….” Bel tanda jam pelajaran
1 berbunyi..
Skip
Ketika
pulang sekolah bomi pulang berjalan kaki sendirian..
“Hufftt…kapan
kau pulih chorong..” risau bomi
Tiba2 ponsel
bomi berbunyi…
“Gwi , Gwi , Gwiyomi , Gwi , Gwi , Gwiyomi…..”
“
Yobeoseo???” salam bomi
“Ah…bomi cepat ke rumah sakit ******* sekarang
, Chorong ada di rumah sakit itu..” sahut eommanya chorong
“Ne Ajumma..” jawab bomi
Sesampainya bomi di rumah sakit..
“Permisi,
apakah ada pasien yang bernama PARK CHORONG??” Tanya bomi kepada pegawai rumah
sakit
“Park
Chorong??? , nah ini dia , dia ada di ruang anggrek…” Jawab pegawai rumah sakit
tersebut
“Oh ,
baiklah , terima kasih…”
“Sama2”
Skip
Sesampainya di
ruang anggrek…
“Chorong…”
bomi terkejut melihat sahabatnya terbaring tak sadarkan diri di ruang itu..
Tepat di
samping tempat tidur chorong , ada tempat tidur lagi di sebelahnya , karena
kelelahan bomi berbaring di samping sahabatnya itu..
“Chorong ,
ayo lekas sembuh agar kau bias melihatku tersenyum di bis tersebut…” Keluh bomi
Tiba2 Chorong
menjawab dengan lemah..
“Pergilah ,
jangan tunggu aku di sini…aku ingin melihat kau bahagia , jadi pergilah , aku
tidak apa apa..” jawab chorong dengan lemas
“Tidak aku
tidak akan meninggalkanmu sendirian disini..” Jawab bomi
“Tidak apa
apa…pergilah , Aku tidak mau mimpimu harus terhenti hanya karna aku…., aku
mohon lakukan ini untukku..” sahut chorong
“Tapi ,
seandainya aku pergi kesana dan kau tlah tiada? Bagaimana?” Sahut bomi dengan
cemas
“Kita buat
moment berharga…”jawab chorong
“Apa??” Tanya
bomi
Chorong
mengeluarkan sebuah kado…
“Apa ini??” Tanya
bomi
“itu hadiah
untukmu..buka lah..” jawab chorong
Bomi pun
membuka hadiah itu perlahan2 dan ternyata isinya adalah foto mereka berdua..,
bomi langsung menangis melihat moment mereka berdua dahulu…
“Chorong….aku
sayang kamu…” teriak bomi sambil memeluk chorong
Chorong
memegang tangan bomi dengan kuat , setelah itu tangan chorong terasa lemas dan
akhirnya dia meninggal dunia , betapa sedihnya bomi melihat sahabat yang dia
kenal selama 10 tahun itu…
“Cho…chorong??
Ada apa denganmu..aku mohon jangan tinggalkan aku..” rengek bomi
Tapi , apa
yang dilakukan bomi telah sia2 , chorong telah tiada dan ia dimakamkan di
sebuah pemakaman di Seoul , bomi sampai tidak ingin pulang ia ingin menemani
chorong disana..
“Bomi ayolah pulang, nanti ibumu cemas jika kau tidak kembali..” seru ibunya chorong
“Bomi ayolah pulang, nanti ibumu cemas jika kau tidak kembali..” seru ibunya chorong
“Tidak , aku
tidak mau pulang aku ingin menemani chorong disini..” jawab bomi
“Dia akan
sedih disana..jika kau terus menangisinya.., biarlah dia pulang dengan tenang…,kau
tidak mau dia cemas kan???” Tanya eommanya chorong
Bomi pun
menggangguk , dan mereka berdua pulang
dengan mata memerah karena menangis…
~Selesai~
