Sabtu, 30 April 2016

One Of These Day

One Of These Day



Author : Wendy Airinia Putri

Main Cast : 

▷Ryu Sujeong (Lovelyz)

▷Jung Eunha (Gfriend)

▷Kim Taehyung (BTS)

▷Min Yoongi (BTS)

Other Cast :

▷Jeon Jungkook (BTS)

▷Park Jimin (BTS)

▷Son Chaeyoung (Twice)

▷Kim Dahyun (Twice)

Genre : Romance, Sad, Brothership, Family

Lenght : Chapter

Rating : T

♚ONE OF THESE DAY♚

Hembusan angin malam yg menusuk tulang tak dihiraukan oleh seorang gadis yg berdiri dibalkon apartemennya. Ia menatap langit gelap yg terlihat akan segera menumpahkan ribuan tetes air malam ini. Langit itu mendung, sama seperti suasana hati gadis itu saat ini. 

"Selamat tinggal, aku akan kembali. Aku mencintaimu. Sujeong-ah" Kalimat itu terus mengiang dikepalanya saat ini.

"Lupakan dia sujeong, lupakan. Bodoh. Kau bodoh. Sujeong kau bodoh sekali!" Gadis itu merutuki dirinya sendiri.

"Kalau kau benar benar mencintaiku. Seharusnya kau tidak memutuskan hubungan ini begitu mudah. Lalu pergi meninggalkanku. Yoongi-ah. Kau mungkin tidak merasakan apa yg kurasakan saat ini. Sakit. Sakit sekali. Dan bodohnya diriku menerima kalimat itu dengan mudahnya? huh sial. Mungkin kau akan kembali. Tapi, tidak ada jaminan kau kembali padaku kan? Aku hanya bisa menunggumu." Matanya mulai berkaca kaca. Perlahan setetes air mata mengalir. Menandakan bahwa ia sudah tidak kuat membendung kesedihannya saat ini. 

♚ONE OF THESE DAY♚

Sujeong berjalan menyusuri lorong koridor sekolahnya seperti bisasa.

"Sujeong-ah!" Gadis itu merasa terpanggil dan menoleh ke sumber suara 

"Annyeong Eunha-ya"

"Hei lihat matamu kenapa?" Gadis yg bernama eunha itu sontak menanyakan ketika melihat mata sujeong yg terlihat sedikit bengkak hari ini.

"Ah ini mungkin gara gara aku tidur terlalu larut eun." 

"Ah andwaeyo. Tidur larut sudah kebiasaanmu mana mungkin begini. Jangan jangan... Kau menangis?" 

Sujeong tertegun sedikit

"Sujeong? Kau menangis?" tanya eunha sekali lagi

"..." Sujeong diam tak berkutip

"Ada apa?" 

"Eun, kemarin aku putus dengan yoongi." Sujeong akhirnya bersuara

"Eh? Kenapa begitu?"

"Dia akan pergi keluar negeri cukup lama. Dia juga akan pindah dari sekolah ini."

"Berapa lama?"

"Mollayo"

"Yasudahlah. Lupakan saja dia" Eunha menepuk bahu temannya itu

"Hmm.. Sekarang ayo ke kelas" Sujeong menarik tangan eunha dan menyeretnya ke kelas.

♚ONE OF THESE DAY♚

Jam istirahat kali ini. Seperti biasa, Eunha dan Sujeong duduk disalah satu bangku kantin. Mereka berdua fokus dengan makanannya masing masing.

"Sujeong-ah, apa malam ini kau sibuk?" Eunha menghentikan kegiatan makannya sejenak

"Tentu saja tidak. Waeyo?"

"Bisakah kita bertemu nanti? Aku ingin memperkenalkanmu pada Kim Taehyung"

"Kim Taehyung? Siapa dia?"

"Ahaha...Dia pacar baruku"

"Yaa.. Ternyata kau punya pacar baru eun? Baiklah nanti malam. Dimana?"

"Mmm.. Bagaimana kalau Starbucks?" Sujeong menghentikan makannya dan lantas melihat ke arah Eunha lalu tersenyum.

"Kau memang tau kesukaanku. Baiklah Starbucks!"

♚ONE OF THESE DAY♚

Sujeong masih berada diapartemennya. Waktu sudah menunjukkan pukul 20.15.

'drttt...drtt...drtt' Ada sebuah telpon masuk dari Eunha

"Yoboseyo. Eunha-ya kau dimana?"

"Heh aku sudah disini bodoh! Kau dimana? Kenapa lama sekali??"

"Mwo? Kenapa kau tidak bilang daritadi! aku masih diapartemen. Yasudah aku kesana tunggu sebentar!"

'tutt'

*****

"Aish jinjja"

Eunha berdecak kesal setelah sujeong menutup telponnya begitu saja.

"Ada apa?"

"Ah ini temanku ternyata masih diapartemennya, Taehyung oppa"

"Temanmu itu seperti apa. Aku jadi penasaran"

"Huh kau lihat saja nanti. Dia itu menyebalkan."

"Sama sepertimu?"

"Hei, aku tidak menyebalkan." Eunha menatap sinis Taehyung

"Itu menurutmu"

"Kau ini sama saja menyebalkannya!"

"Hei, jangan marah begitu. Aku hanya becanda."

"Maaf aku terlambat"

"Sujeong!" Eunha langsung menoleh kearah sujeong yg duduk dihadapannya.

"Iya ini aku!" Sujeong meminum kopi yg sudah disediakan untuknya

"Taehyung oppa. Dia Sujeong"

"Ah ya. Senang berkenalan dengamu sujeong. Aku Kim Taehyung"

"Ne. Senang berkenalan denganmu juga"

"Eunha-ya. Pacar dia mana?" Seketika wajah sujeong berubah masam ketika taehyung menanyakan itu

"Oppa, kau ini. Dia baru saja putus."

"Benarkah?"

"Hmm"

"Hei. Aku kesini bukan untuk dibully!"

"Siapa yg membullymu sujeong-ah?" Eunha melihat sujeong yg mungkin sedang kesal sekarang

"Molla!"

"Gadis ini menyeramkan sekali. Pantas saja..." Taehyung menggantungkan kalimatnya. Sujeong langsung memberikan tatapan mematikan miliknya.

"Pantas apa hah?!"

"Pantas saja pacarmu itu memutuskanmu" sambungnya

"Ah aku muak disini. Eunha-ya aku pulang duluan saja! Kalian berdua silahkan bermanis manisan disini." Sujeong bangkit dari duduknya dan pergi dengan perasaan kesal.

Eunha dan Taehyung mengekori kepergian Sujeong.

"Ada apa dengan gadis itu?"

"Biarlah dia oppa. Sujeong memang begitu"

"Hmm.. Ayo pulang eun. Aku ada acara lain setelah ini."

"Ne baiklah"

*****

"Hati-hati dijalan oppa"

"Oh iya. Boleh ku minta nomor ponsel sujeong?"

"Untuk apa?"

"Bukan untuk apa-apa"

"Mana ponselmu?" Taehyung menyerahkan ponselnya ke Eunha.

"Ini" Eunha mengembalikan ponsel Taehyung

"Terimakasih. Eunha-ya. Aku jalan dulu. Selamat malam." Taehyung menjalankan mobilnya dan pergi.

*****

"Aish! Dasar kau sialan!!" Oke, kali ini sujeong meluapkan semua kekesalannya. Ia menghempaskan tubuhnya ditempat tidur.

'drttt...drttt...drttt'

"Siapa yg menelponku disaat seperti ini huh" Sujeong meraih ponselnya yg berada dimeja samping tempat tidurnya.

"Nomor tidak dikenal?" Sujeong lantas mengangkatnya

"Yoboseyo?"

"Halo sujeong" Sujeong mengenal suara ini. Ini adalah suara milik Kim Taehyung. Shit. Untuk apa orang itu menelponnya.

"Heh kau. Ada apa menelponku? Kau mendapatkan nomorku darimana ha?"

"Tidak ada apa apa. Dari siapa lagi kalau bukan Eunha."

"Keterlaluan."

"Sujeong, aku ingin bertanya padamu. "

"Soal apa?"

"Menurutmu, Eunha itu bagaimana?"

"Menurutku Eunha itu makhluk tergila yg pernah ada "

"Bukannya itu kau?"

"Heh aku tidak seperti itu. Kau menelponku hanya untuk ini?"

"Tidak. Sebenarnya aku kesepian."

"Eunha dimana?"

"Dia dirumahnya. Mungkin sedang tidur sekarang."

"Dan kau? Kenapa tidak tidur saja?"

"Aku punya insom"

"Ah begitu.."

"Hmm.."

"..." Sujeong diam tak menyahut

"Menurutmu. Menjadi korban broken home itu bagaimana rasanya?" Taehyung membuka suara lagi.

"Itu pasti menyakitkan. Memangnya kenapa? Keluargamu bermasalah?"

"Iya"

"Bermasalah bagaimana?"

"Ya seperti itu. Ayah ibuku bertengkar setiap hari. Mereka sama sama memilik selingkuhan."

"Kau tau hal itu darimana?"

"Aku pernah membuntuti ayahku. Dia sedang berjalan dengan seorang wanita. Dan ibuku, juga seperti itu. Kami pernah makan malam bersama. Tapi tidak ada yg bersuara dari mereka. Semuanya sibuk dengan dirinya masing- masing. Dan itu membuatku tak selera makan. Aku merasa terisolasi dari keluargaku. Aku bosan mendengar ayahku ribut dengan ibuku tiap hari. Rasanya aku sudah bosan hidup. "

" Tapi kau tidak pernah berpikir macam-macam kan? Seperti mencoba untuk bunuh diri?"

"Haha. Aku punya teman yg sering membisikiku untuk mengakhiri hidupku. Tapi kurasa hidup itu lebih menyenangkan daripada menjadi hantu."

"Baguslah kalau kau berfikir secara logika. Umm ngomong ngomong.. Temanmu siapa? Hantu?" Oke kali ini sujeong berbicara sedikit asal

Taehyung tertawa kecil.

"Bukan hantu. Tapi diriku yang lain"

"Ha? Kau punya kepribadian ganda?"

"Bisa dibilang seperti itu. "

"Itu bawaan lahir? Jadi ini kau. Atau yang lain?"

"Entahlah. Iya ini aku. Kau tau siapa yg biasa bicara dengan eunha?"

"Yang biasa bicara dengan eunha? Itu kau kan?"

"Terkadang"

"Maksudmu itu bukan kau?"

"Sebentar. Temanku ingin bicara" Sujeong bingung dengan arah pembicaraan Taehyung sekarang.

"Heh kau kemana? Ini kau kan? Aku ingin bicara pada pemiliknya!"

"Ini bukan- .. Apa?" Pembicaraan Taehyung tiba tiba berubah.

"Hei kau jangan menakut nakutiku."

"Aku tidak menakuti mu. Ini kenyataan"

"Ini benar kau?"

"Iya ini aku yg dingin dan cuek. Berbeda dengan yang satunya"

"Baiklah. Lalu.. Mana kau yang lain?"

"Hei. Kami punya panggilan masing-masing" Sujeong memutar bola mata nya.

"Baiklah baiklah. Kau 1 dan Kau 2. Yang 2 mana?"

"Kau ingin mengetahuinya?"

"Hmm" Jawab sujeong seraya menganggukan kepalanya.

"Kau tau. Sebenarnya aku ini seorang novelis. Yang sedang membuat novel tentang orang berkepribadian ganda."

Sujeong membelalakkan matanya tak percaya. Ah sial. Namja pabo ini baru saja membohonginya. Kau bodoh sujeong!

"Ya! Jadi kau membohongi ku hah?! Aish sialan!"

"Maaf. Cerita soal keluargaku itu benar. Tapi soal yg kepribadian ganda. Itu hanya imajinasiku semata."

"Kyaaaaa!!!!!" Sujeong mengacak rambutnya frustasi. Dia sudah sangat jatuh dalam imajinasi namja aneh ini.

"Maaf. Sebenarnya bukan kau saja yg tertipu. Mereka juga tertipu."

"Aghh kau namja sialan!"

'Tuttt'

Sujeong mematikan sambungan telponnya dan langsung mematikan ponselnya kalau kalau taehyung kembali menelponnya lagi.

"Sialan! Ah sujeong kau bodoh sekali bisa percaya begitu saja!!"

-TBC-